"Dari mana saja kau jam segini baru pulang?"tanya Sean yang sedang meletakkan iPad yang sedari tadi dipegang nya. "Tadi aku makan sebentar dan mampir membeli ini."Gladis menunjukkan bungkusan seblak yang dibeli Galang tadi. Sean sudah berada tepat di hadapan nya dan Gladis was-was dengan Sean, dia takut nantinya Sean akan menyadari kehamilan Gladis yang sudah ditutupinya sedari dulu. "Jangan berbohong, dan satu lagi kenapa kau sesuka hati menukar dekorasi dan cat ruangan kerjamu!" teriak Sean dengan menggertakkan gigi nya. "Apa aku harus meminta izin mu dulu untuk melakukan hal-hal kecil yang menurut ku juga gak perlu persetujuan mu, aku juga punya hak untuk melakukan keinginan ku."Ucap Gladis tanpa gentar. "Kau sudah berani menentang dan melawan ku!"Teriak Sean dengan nada suara yan

