Jong Gu bangun dari tidurnya dan melihat hari yang sudah mulai menggelap. Jong Gu melihat ke arah ponselnya yang berada di sampingnya. Layar ponselnya menunjukkan pukul 5 sore. Ponsel yang ada di genggamannya saat ini tiba-tiba bergetar dan nama Ji Sin terlihat disana. Jong Gu yang masih berbaring di atas tempat tidurnya menggeser tombol untuk menganggkat panggilan dari temannya. “Jong Gu! Bukannya kau bilang akan menemuiku sore ini di kafe dekat sekolah? Kenapa kau belum datang juga hah?” Ji Sin langsung mendengar suara Ji Sin yang berteriak di seberang sana. “Ji Sin-a, apa kau bisa berbicara dengan sedikit lebih pelan? Telingaku hampir pecah karena kau berteriak!” Jong Gu bangun dari tempat tidurnya dan duduk di ujung kasurnya. ”Aku sudah menunggu satu jam disini! Dan kau belum data

