Bab 47. Bukan Benihmu!

830 Words

"Lepaskan aku, Tuan! Aku bahkan tidak mengenalmu!" seru Bella sambil berusaha melepaskan dirinya dari cengkraman tangan Leandro yang kuat. Sementara keresek berisi makanan tadi, sudah terjatuh di lantai. Leandro berdesis saat mendengar kata-kata Bella dan melihat tatapan mata wanita itu ketika melihatnya. Tidak ada kebahagiaan sama sekali di tatapan matanya, yang ada hanya kebencian. "Lepas!" "Kau sangat keras kepala, Bella." "Kau juga keras kepala, kau bahkan tidak mau melepaskan aku!" ujar Bella membalas perkataan Leandro padanya, karena pria itu sepertinya sama sekali tidak punya niat untuk melepaskan tangannya. "Kau sudah memporak-porandakan hatiku ... Mengapa kau datang lagi tuan Kulkas? Mengapa? Apa kau mencariku?" tanya Bella hatinya. Ia tidak menyangka akan bertemu dengan Lean

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD