**** " Yang Mulia, kami mohon dengarkan suara kami." ucap salah satu menteri dan diikuti oleh para menteri lainnya. Mereka bersujud di hadapan Kaisar Liuu Qiang Wen dengan rasa penuh hormat dan tunduk. "Yang Mulia, rakyat sudah menunggu keputusan Anda. Kami mohon Anda segera memutuskannya." desak menteri keuangan turut berbicara tanpa berani mengangkat kepalanya. Mendengus kasar, Liuu Qiang Wen hanya mampu menautkan alisnya sembari mencengkeram kursi singgasana teramat kencang. Hatinya bergejolak hebat, apa yang selama ini ia takutkan akhirnya muncul juga di permukaan. " Yang Mulia, jika Ratu Yun Xiaowen tidak bisa membantu anda mewujudkan impian anda sebaiknya anda tidak perlu berlarut-larut mempertahankannya. Anda berhak mencopot gelarnya sebagai ratu. Yang Mulia, ambisi anda sangat

