37.Tatapan Terakhir

1935 Words

**** Tak bisa dipungkiri jika mentari di ufuk timur mulai menyembul, tak bisa diingkari kenyataan bahwa pagi telah menjelang, waktu yang ditentukan kini hadirlah sudah. Suka atau tidak suka sang kaisar harus melepaskan genggaman tangan kuatnya. Seumur hidupnya, ia akan mengingat dan membenci perpisahan seperti ini. Kelak jika waktu mau memaafkan segala kekhilafannya, ia akan memilih untuk turun tahta dan menggandeng tangan Yun Xiaowen selamanya. Menghela nafas, dayanya terasa begitu lunglai ketika menatap punggung wanita itu. Ia laki-laki, melihat istrinya berkostum bak panglima besar, ada sesuatu yang merobek hatinya. Perjalanan panjang penuh darah akan dilalui oleh istrinya, seorang diri tanpa dirinya. Pikiran Liuu Qiang Wen melambat, berbagai angan menghampiri pikirannya yang meracau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD