Keseharian Gladis dan Artha setelah Gladis kembali bisa dibilang sangat monoton, tak ada yang spesial kecuali malam penuh gairah yang mereka lewati bersama. Tak ada sedikitpun inisiatif dari keduanya untuk berlibur, mungkin akan sesekali keluar bersama, grocery shopping di supermarket dekat rumah. Gladis tak menuntut Artha untuk banyak meluangkan waktu, ia cukup paham bagaimana perjuangan Artha agar bisa membalikkan nama perusahaan sebelum kontrak Gladis habis tahun depan. Sebaliknya malah Gladis banyak memberi apresiasi pada Artha walaupun hanya sekedar pujian, dan mengurus Artha dengan baik supaya lelaki itu bisa benar-benar nyaman akan dirinya. Dari yang Gladis lihat, Artha bukanlah orang yang dapat disentuh dengan mudah oleh orang yang tak begitu ia kenal. Berkebalikan jika pada ke

