Chapter 22

1271 Words

"Kau jangan berpikir aku menggodamu!" Bantah Renata seraya mengusap bibirnya dengan punggung tangan. Frans menghiraukan Renata lalu berjalan membelakangi Renata, "Aku tunggu kau di Mansion." Ucapnya seraya meninggalkan Renata dan kembali ke mobilnya. Renata tidak tahu rencana apa yang akan Frans perbuat untuk Renata nanti. Renata tidak ingin terbebani dengan pikiran yang menggangu, dirinya kembali ke butik. Sesampainya di sana Janne langsung menghampiri Renata, "Apa yang terjadi?" "Aku sangat-" Ketiganya terlihat fokus mendengarkan Renata, "Aku sangat lapar." Fokus mereka seketika hilang dan tergantikan dengan tawa, sejujurnya bukan itu yang ingin mereka dengar. "Ayolah aku belum memakan apapun tadi pagi," rengeknya "Bagaimana dengan pesan seafood?" Saran Adelia yang di setujui ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD