Melihat Adiva tertidur pulas membuat Azzam tidak tega membangunkannya. Tadi pukul 3 dini hari mereka baru tertidur setelah saling mengungkapkan perasaan. Azzam bahagia karena pada akhirnya mampu menyakinkan Adiva bahwa kehamilan pertama Adiva pasti akan baik-baik saja. Azzam juga berjanji akan menjadi suami siaga. Azzam juga telah memberikan kebebasan kepada Adiva jika ingin tinggal bersama kedua orang tuanya. Tentu saja hal itu disambut riang oleh Adiva yang memang membutuhkan teman bicara mengenai kehamilan. Azzam beranjak dari sajadahnya lalu mengecup kening Adiva saat terdengar suara azan subuh berkumandang. "Kamu tidak perlu menghapus cinta masa dari lalumu. Tapi kamu cukup membuka hatimu untukku sedikit saja karena dengan begitu waktu akan menempatkan aku di sisi hati terdalam mu

