Bev menatap putri tirinya itu dengan tatapan lembut, "Mama sayang sama Fefe dan Mama juga sayang sama Daddy. Menurut Mama Kalian berdua itu harta mama yang paling berharga. Bahkan Mama udah sayang sama Daddy dari Mama dan Daddy sekolah dulu, karena Fefe bagian dari diri Daddy berarti Fefe juga bagian dari Mama. Walaupun Fefe gak lahir dari rahim Mama, tapi Fefe itu anak hati Mama." Ucapan Bev membuat mata Fefe berkaca-kaca. Fefe turun dari kursinya kemudian berjalan mendekati Bev. Memeluk Mamanya itu sangat erat sambil menangis, "Maafin Fefe ya, Ma." Ucap Fefe ditengah tangisnya. "Untuk apa minta maaf, Sayang? Fefe gak salah kok." Ucap Bev sambil tersenyum. "Oh iya, Mama kenal loh sama Mommy. Mommy itu ceria, sering senyum dan ramah. Terus Mommy juga cantik, makanya Fefe juga cantik sama

