Malam itu saat Aby sudah bangun dari tidur panjang nya, Malam itu juga dia menyadari bahwa rasa sakit yang di pendam selama ini mengakibatkan penderitaan yang tidak berujung, saat ini yang bisa Aby lakukan hanya berdamai dengan diri nya agar tidak melukai orang banyak, termasuk melukai Kakak tersayang nya .
~~ Pagi Hari
Pagi semua sapa aby... Denis ~~ Pagi adek kakak yang cantik Aby ~~ Pagi Kakak ku sayang " sambil mencium pipi kanan dan kiri sang kakak"
Sang Ayah dan Ibu pun terkejut melihat hal ini pasal nya beberapa hari yang lalu Aby terlihat sangat dingin dan terkesan membenci keluarga nya. Aby pun tersadar akan hal ini, maka dia berinisiatif untuk membuka pembicaraan kepada orang tuanya.
Aby ~~ Pagi Ayah, Ibu Ayah ~~ P... pagi nak, bagaimana kabar kamu pagi ini , sehat?Aby ~~ Sehat yah Ibu ~~ nak, Ibu mau minta maaf Aby ~~ Bu, sarapan dulu ya nanti kita bicara lagi
Suasana hening meliputi sarapan pagi itu dan tibalah saat nya keluarga itu saling berbicara. Aby ~~ Bu , Ayah dan kak Denis, Maafin Aby ya karena Aby sudah berani melawan dan mengecewakan kalian Denis ~~ Dek Stop! kamu ga ada salah , maafin kakak yang gagal menjaga kamu Ayah & Ibu ~~ nak maafkin kami ya, kami mengakui bahwa kami bersalah karena tidak bisa menjadi orang tua yang baik buat kamu, maafin kami karena secara tidak sengaja kami memperlakukan kamu berbeda dari kakak mu, Maafkan kami nak Aby ~~ Yah, Bu! Aby ga pernah marah sama kalian, namun entah kenapa terkadang rasa sakit itu bertumpuk dan membuat Aby jadi lupa siapa diri Aby sebenar nya, mungkin kalian tidak akan mengingat awal mula kenapa Aby seperti ini, namun sekarang Aby menyadari bahwa kalian juga tidak 100% salah dalam hal ini, kalau saja Aby bisa menjaga kakak Denis saat itu, mungkin hal ini tidak akan terjadi, kalau saja Aby lebih kuat maka "Mereka" tidak akan hadir.Hik!! maafkan Aby ya
Merasa sesak akan emosi nya Aby pun menangis sejadi-jadi nya tanpa menyadari bahwa " DIA" sudah terusik dari tidur nya walaupun belum sepenuh nya.
Setelah acara bermaaf ~ ria, Aby serta Denis pun Ijin pamit untuk pergi ke Sekolah.
~~ Di dalam perjalanan menuju SekolahDenis ~~ Dek?Aby ~~ hmm Denis~~ "*Mulai lagi dingin nya!"Aby~~ Kenapa kak?Denis ~~ Dek! kamu bisa ga kalo sama kakak ga usah dingin atau cuek? kakak kangen becanda dan senyum kamu sayang. Aby ~~ * Memandang dan mengambil tangan kiri sang kakak lalu bersandar di bahu sang kakak* Maafin adek ya kak, adek janji akan berubah tapi kakak harus sabar ya, Adek baru "pulang" kemarin jadi adek masih capek. Denis~~ DEG!!! *tersadar akan kata "pulang"* ehh! iya dek pelan -pelan aja, kakak pasti sabar nunggu kok.
~~ Sekolah
Setiba di sekolah mereka pun berjalan menuju kelas masing - masing
Brak!!!!!!!!! seseorang mukul meja tempat aby belajar!
Lo yang nama nya ABY ? Merasa ada yang memanggil nama nya Aby pun menoleh
Aby ~~ Iya gw Aby, lo siapa?Cewek 1 ~~ Emang penting lo tahu nama gw?! yang perlu lu tahu adalah lu udah ngrusak masa depan kakak gw! Aby~~ *merasa bingung* maksud lo ? ngrusak masa depan ? kakak lu siapa? karena seingat gw, gw ga pernah berantem sama siapapun!Cewek 1 ~~*emosi dan langsung menarik rambut aby* Ga inget lu bilang, lu patahin kaki nya dan sekarang dia ga bisa main basket dan lu tahu basket adalah masa depan nya, dengan lu patahin kakinya itu artinya lu ngrusak masa depannya ngerti LO!!Aby~~ ish!! sakit lepas!! MAKSUD lo apa? gw ga kenal kakak lo!Cewek 1 ~~ nama kakak gw ANDRE MINERA SOZSAN, ketau basket SMA Nusa II, sekarang lu INGET kan dara cewek ga tahu di*i.Aby~~ SAKIT!! lepas ga? seraya mencoba mengingat siapa itu Andre?
Cewek itu pun terus menarik rambut aby dan membawa nya ke tengah lapangan basket karena berharap akan mempermalukan Aby.
Cewek 1 ~~ Gw ga akan ngelepasin LO! enak aja lo udah ngrusak masa depan kakak gw, giliran masa depan lu yang akan rusak dan itu pun di depan orang banyak, gw akan melakukan hal yang sama yang seperti lo lakukan ke kakak gw!Aby~~ *menahan airmata dan rasa sakit akibat tarikan rambut di kepalanya"