Penyesalan? Katanya memang selalu datang terlambat kok. Tapi ia tak mau begitu menyesalinya. Dari pada menyesali terlalu lama, ia lebih memilih untuk mengalihkan perhatiannya pada layar laptop. Banyak pekerjaan administrasi yang harus ia selesaikan. Walau satu jam kemudian ia menyerah. Ya setidaknya ia sudah berhasil bertahan kan? Ia menutup laptopnya. Kemudian beranjak dari kursi kerja. Ia berjalan menuju pintu, yang ia temui hanya kekosongan. Sudah bertahun-tahun terakhir, rumah ini begitu sepi. Sudah bertahun-tahun pula, ia menyesali semuanya. Walau hati masih terus menyangkal fakta itu. Kenyataannya, ia tak bisa menyangkal hal itu. Perempuan yang pernah ia nikahi memikih mengakhiri. Meski sudah pernah mencoba. Nyatanya, ia juga tak bisa menyangkal kalau pada akhirnya ia lah yang ta

