Resepsi Pernikahan

1035 Words

Keesokan harinya, semua berjalan normal kembali. Embun harus siap menerima kenyataan pahit ini. Dia sudah mempersiapkan hatinya. Hari ini, acara resepsi dengan mengundang seluruh kolega bisnis Adhitama. Sebenarnya, Adhitama melarangnya. Namun, Bu Retno tetap memaksa. Adhitama dan Embun pun pasrah. Embun pun memakai kebaya bercorak pink dengan tatanan rambut yang cantik. Embun juga memoles wajahnya dengan make up. Saat sedang mematut di depan cermin, Embun melihat ke sekeliling kamar. Semalam untuk pertama kalinya Embun tidur seorang diri tanpa ditemani Adhitama, sungguh sesuatu yang membuatnya bersedih. “Embun! Ayo cepat!” Suara Bu Retno terdengar jelas di luar kamar. Embun pun hendak keluar kamar, tetapi Bu Retno sudah masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Embun sama sekali tak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD