"Kamu ngasih yang macem-macem kan ke kopi saya semalem?!" "Enggak Pak, demi Tuhan. Bapak bisa bawa sisa kopinya buat di cek. Ini murni kecelakaan." "Tapi saya gak inget apapun! Jangan ngada-ngada kamu!" "Ya ampun Pak, saya gak ngada-ngada, buat apa? Mungkin Bapak semalem udah kecapean, udah ngantuk, dan Bapak kebanyakan minum kafein, jadi pusing. Bapak semalem itu kayak kebanyakan minum alkohol.’’ Jino seketika terdiam, ia kemudian mengacak rambutnya frustasi. Ia memang sedikit sensitif terhadap kafein, minum dalam kadar yang berlebih dalam satu waktu akan membuat kepalanya pusing dan dia bisa lupa mana dunia nyata dan tidak. ••• Ana ketiduran di ruang tamu, membuatnya bangun dengan keadaan punggung yang terasa sedikit nyeri. Tiba-tiba pintu rumah terbuka, menampilkan Jino dengan ke

