Pagi-pagi sekali, Ana dan Jino sudah sibuk di dapur memasak, sedangkan Mama Ana sibuk mempersiapkan tempat untuk teman-teman arisannya nanti. Mama Ana sudah pulang sejak tengah malam tadi. "Entar kita ngapain pas temen-temen Mama kesini?" tanya Jino. "Ya di kamar aja, emang mau ngapain?" Jino mengerucutkan bibirnya. "Bosen dong, kalau di kamar doang gak ngapa-ngapain." "Ya udah, lo ikut ngumpul aja sama temen-temen Mama." "Dih, masak iya?" "Ya kalau lo mau main keluar juga sok aja, gue mah gak bisa keluar rumah sekarang. Tau sendirikan kenapa?" "Pengennya sih main di luarnya sama lo. Na, main yukk... hayu main yuuu... kan memarnya bisa ditutup makeup." "Main sendiri ajalah." "Eh kemaren gue ketemu cewek yang bau-baunya pelakor loh, nanti kalau gue main sendiri terus ketemu pelako

