Jordan menjatuhkan selimut dan mengamati tubuh telanjang Lagertha hingga mengangkat ke pelukannya untuk dia peluk erat-erat. Dibandingkan apapun, Jordan sangat menyayangi serta mencintai Lagertha. Cinta yang suci bagaikan melodi kehidupan baginya. "Lagertha, jangan tinggalkan aku ..." Jordan memeluk tubuh telanjang Lagertha yang meskipun tidak dia dapati berdarah tetapi mata gadis itu tertutup rapat. "Aku menyayangimu, Lagertha! Sangat sayang!" bisik Jordan hendak meletakkan tubuh telanjang Lagertha ke atas permukaan ranjang. Tiba-tiba lengan Lagertha melingkari pundak Jordan, tersenyum manja menengadah menatap mata Jordan yang masih menyisakan panik dan kini beralih terkejut memandang gadis manis di pelukannya. "Kamu sungguh menyayangiku, Jordan? Tidak ada wanita lain? Gadis yan

