Bagian 18

694 Words

"Jalan keluar? Enggak ada jalan keluar kalau Lo sendiri yang menutup jalan itu Kei." -Alex- --- "Ayo Keira berpikir!!" Keira dari tadi hanya berjalan bolak balik di dalam kamarnya. Dia  tidak tau apa yang harus dia lakukan. Keira bahkan tidak berani untuk menelfon Reihan. Tok tok tok Keira menoleh kearah pintu. Dan berjalan untuk membukakan pintunya. "Mama?" "Mama boleh masuk?" Keira membiarkan mamanya masuk kedalam kamarnya. Mama Keira berjalan kearah kasur dan duduk diatasnya. Menepuk kasur untuk menyuruh Keira untuk duduk disampingnya. "Kamu baik-baik aja kan sama Reihan?" Keira menatap bingung mamanya. "Kami baik-baik. Emangnya kenapa ma?" Mama Keira mengelus lembut rambut Keira. "Sayang.. kalau kamu ada masalah, kamu bisa bicara sama mama. Jangan mendem sendiri. Mama s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD