Dokter tersebut tersenyum hangat kepada Aurel. Seolah mengatakan jika semua akan baik-baik saja. Setelah dokter itu pergi ibu Aurel datang dengan tergesa-gesa. "Bagaimana keadaannya?" tanya sang ibu hawatir. "Dokter bilang Jakson terkena demam berdarah, dan harus rawat inap, bagaimana ini bu. Aku tak memiliki cukup uang untuk membayar biaya rumah sakit," ucap Aurel dengan mata berkaca-kaca. Ia mendekat ke arah sang ibu dan memeluknya erat. "Jangan hawatir, ibu memiliki sedikit simpanan. Kita pakai itu saja," ucap sang ibu mencoba menenangkan putri semata wayangnya. "Siapa yang membayar biaya administrasi?" tanya sang ibu penasaran. "Aku yang membayarnya," ucap Jacob di belakang mereka. Aurel dan sang ibu sontak menengok ke belakang. Mendapati Jacob yang sedang berdiri sambil memb

