Berteman Dengan Edward

2728 Words

“Pergi ke mana dia?” gumam Rizki. “Nak Rizki sedang bertengkar dengan Kaifa? Atau Kaifa sedang marah dengan Nak Rizki?” selidik Tami. “Tidak, Bu. Kami tidak sedang bertengkar. Mungkin Kaifa sedang tidur rumah, karena biasanya aku pulang dia yang membukakan pagar, sedangkan tadi aku sudah membunyikan klakson dia tidak keluar juga, jadi aku panik dan langsung ke sini tanpa mengecek ke dalam rumah.” Rizki sengaja berbohong karena tidak tega melihat wajah Tami yang seketika panik dan semakin pucat karena mengkhawatirkan anaknya. “Oh, Ya sudah, coba Nak Rizki cek dulu.” “Baik, Bu. Kalau begitu aku pamit.” “Iya, Nak Rizki.” Rizki kembali ke mobilnya disertai perasaan khawatir. “Ke mana dia malam-malam begini?” gumam Rizki sebelum menginjak pedal gas. Selama perjalanan pulang, Rizki melaju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD