mawar yg tersia 8

446 Words
"emmmm..... "apa em em em em......udah punya pacar belum ?" tanya arga lang karna yg d tanya cuma bergumam bingung . "emmm belum punya sich mas ....cuma ya kaget aja gitu ,denger mas arga ngomong gitu ".ucap mawar yg berada d boncengan arga ,tanganya saling meremas karna gugup .dia tak tau harus jawab apa . walau sebenarnya mawar juga ska sama arga , tapi dia selalu teringat ancaman ayahnya yg melarang dia dekat dengan lelaki mana pun,kalau tidak ibu dan adiknya akan berada dalam bahaya . "memang harus d jawab ya mas ?...tanya mawar "gak harus sich ,walaupun kamu sudah punya pacar aku akan tetap menyukaimu kok .asal kamu tetap jadi sahabatku aku sudah bahagia ".ucap arga sambil tersenyum.tapi d balik senyumnya tersimpan rasa sesak d d**a . * Di lain tempat dion sedang makan malam bersama ningsih. ningsih mengambilkan makanan untuk suaminya sambil menggendong bayinya yg berumur 3 bulan ,hanya berjarak 13 bulan dengan si kecil salsa . "mah ....bilangin dong anak gadis kamu itu ,jangan suka keganjenan kalau sama cowok . masak pulang pergi kerja boncengan terus sama laki-laki yg baru pulang jadi TKI itu!!"kata dion keras sambil terus mengunyah makanan yg ada d mulutnya. makan malam yg sederhana hanya tumis kangkung ,tahu goreng dan telur dadar. sedang ningsih yg d ajak bicara ,hanya mendengarkan ... perlahan tanganya menyuapkan sendok ke mulutnya ,sambil tetap berdiri dan menggoyang -goyangkan bayi yg berada d gendonganya spaya tertidur. "jangan-jangan selain kerja d warung dia juga jual diri !!" ucap dion berapi-api "papa ......papa kok ngomong gitu sich , dia itu anaku lho ,jangan sembarangan kalau ngomong !!",balas ningsih tak kalah keras "kamu ini di bilangin malah nyolot ,aku thu lihat sendiri ,kamu tiap hari d rumah mana tahu . makanya sekali"keluar ,biar tau tabiat anak kamu itu gimana ",ucap dion sambir berdiri . di dorongnya piring yg sudah kosong ketengah meja kasar ,hingga suaranya gadukh karna bertabrakan dengan piring tempat sayur. karna kegaduhan itu ,bayi elang pun menangis d gendongan ningsih .cepat-cepat d masukan payudaranya ke mulut baya mungi itu.d raihnya tangan dion yg bersiap melangkah menuju ruang depan . "kamu mau kemana pa .. anak kamu nangis ,tolong bantu gendong ,aku mau makan " "bodo amat ,mau nangis kek ....mau mati kek ...kamu kan ibunya ,kamu ngerti donk cara makan sambil gendong ...lagian anak kamu kan sudah 3 ,secara sudah hafal dong"kata dion sambil mengibaskan tanganya kasar ,sehingga terlepaslah tangan kanti yg memegang tanganya . dion pun terus melangkah ,berlalu dari hadapan ningsih. "ahhhh!!.....punya suami bisanya cuma ngeluyur aja "teriak ningsih sambil terus makan mengisi perutnya yg sudah sangat lapar . sedangkan tangis bayi elang sudah mulai tenang ,hanya terdengar lirih sambil mengenyot d paydara ibunya.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD