17

1296 Words

17 Sore harinya, Leonard mengendarai mobil ayahnya ke London Heathrow International Airport—bandara internasional London—untuk menjemput kedua orangtuanya yang sudah kembali dari Indonesia. “Bagaimana keadaan Nenek, Ayah?” tanya Leonard saat mobil melaju meninggalkan bandara. “Sudah semakin baik,” jawab Aland yang duduk di kursi penumpang di samping Leonard, sementara Verlita duduk di barisan kedua. “Syukurlah.” Leonard mengangguk samar dengan mata terfokus pada jalan raya. “Berhubung kami sudah pulang, bagaimana kalau Sabtu siang nanti ajak Amarra ke rumah, Leo? Kita makan siang bersama,” kata Verlita. Leonard melirik sekilas ibunya dari kaca spion yang ada di atas dasbor. “Bukankah sebaiknya Ibu istirahat? Ibu pasti masih lelah.” Verlita tersenyum lebar. “Tidak, Sayang. Ibu tidak

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD