"Aku nggak papa Mas..." ucap Anjani untuk ke sekian kalinya. "Nggak papa gimana, Bara tu udah keterlaluan tau nggak." dumel Leo dengan mengoleskan salep di luka Anjani. Kemarin memarnya sudah membaik, sekarang malah tambah lagi. "Makasih ya Mas..." ujar Anjani tulus. "Untuk..." Ujar Leo dengan menatap Anjani. Anjani tersenyum "Makasih Mas udah perhatian banget sama aku, padahal aku kan bukan siapa-siapa nya Mas.." Leo sudah sangat banyak menolong Anjani selama ini. "Kata siapa lo bukan siapa-siapa gue." Ucap Leo. Anjani mengerut kan kening nya, tak mengerti dengan apa yang Leo maksud. "Lo bisa anggep gue abang lo" lanjut Leo. Anjani itu udah Leo anggap seperti adik sendiri. Bahkan lebih mungkin. Anjani tertawa mendengarnya. "Lah kok ketawa, ini beneran loh.." ujar Leo serius.

