Arumi menikmati sarapan paginya dengan Immanuel, suasana pagi itu terasa sangat sepi bagi Arumi, berkali-kali ia ingin menepis fikiran buruknya namun ia masih tidak bisa menghilangkan itu jika setiap kali menatap wajah Immanuel yang terlihat biasa saja seperti tidak terjadi sesuatu. Immanuel melihat HP nya yang berdering terus menerus di meja makan, ia melihat panggilan dari Alice yang sudah berkali kali, saat melihat wajah Arumi yang sedang menikmati makanannya ia mengurungkan niatnya untuk mengangkat telfon itu. “Kenapa ga diangkat?” tanya Arumi saat ia sadar akan panggilan masuk di HP Immanuel. “Ohh ini, mungkin dari karyawan aku” ucap Immanuel. “Karyawan kamu nelfon sepagi ini?” tanya Arumi, ia sendiri sudah curiga akan hal itu, ia yakin telfon itu pasti dari wanita yang ia maksud.

