Bab. 8 - Cari Teman, Bukan Lawan

1210 Words

Sudah tidak ada polisi saat Asep kembali ke rumah Pak Sholihin. Di sana hanya ada Pak Sholihin, Danang dan Edi, juga Bu Wati yang sibuk bekerja di rumah. Asep datang tergopoh sambil mendorong gerobak sayurnya dengan penuh amarah. Melihat tampang Asep yang sedang tidak senang itu, Pak Sholihin mengerutkan dahi, ditatapnya pemuda dewasa itu penuh seksama. “Kunaon, Kasep?” tanya Pak Sholihin akhirnya. Asep menghentikan gerobak sayur di halaman rumah lalu dia duduk di teras lalu menghadap Pak Sholihin. “Pak RT, tolong saya, Pak. Gawat, Neng Lastri dalam bahaya!” kata Asep berapi-api. Mendengar ucapan Asep, semakin bingunglah Pak Sholihin. “Bahaya gimana, Sep? Duduk dulu atuh, sini jelaskeun gimana duduk perkaranya. Ada apa dengan Lastri?” ujar Pak Sholihin lagi. Sementara Danang dan Edi iku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD