Help Her

1508 Words

Ketika Tristan baru saja masuk ke dalam mobilnya, ponsel miliknya berbunyi. Itu dari Jane. "Tristan sayang, kau ada dimana? Ayo mampir ke apartemenku?" Kata Jane lewat telepon. "Aku sibuk." "Sibuk melulu sih alasanmu ketika aku memintamu datang ke apartemenku? Tidak memiliki alasan lain gitu?" "Jika kau menelponku untuk membicarakan hal tidak penting seperti ini, aku akan menutupnya!" Ujar Tristan dingin. "Tristan, kau tahu tidak sebenarnya apa yang kau katakan padaku batu saja itu rasanya sangat menyakitkan... Tapi tidak mengapa, karena kau adalah orang yang aku cintai, maka luka darimu semuanya terasa indah." "Jika kau tidak tahan, kau boleh meninggalkanku." "Hei, kenapa malah bahas ini lagi sih? Kan aku sudah bilang... aku tak mau menangis karena putus darimu. Ini masih momen ula

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD