Don't Worry About Me

1714 Words

"Biar aku saja yang membukanya." Kata Alyn. Alyn bangun dari duduknya kemudian berjalan menuju pintu utama kediaman milik sang kakak. Ia dengan santainya membuka pintu itu. Ia langsung mematung ditempat ketika mendapati sosok yang sedang bertamu. "E-Erick?" Kaget Alyn. "Yo, teman masa kecilku!" Sapa Erick. "Ha-Hai ju-juga, teman masa ke-kecilku." Alyn merutuki dirinya sendiri karena berbicara terbata-bata padahal Erick bersikap biasa saja kepada dirinya. "Kau tidak ingin menyambut kedatangan diriku ya? Ah, sepertinya aku datang di waktu yang salah..." Kata Erick. Ia mendengar ada suara yang tidak ia kenal dari dalam sana. Baca: Suaranya Mark. Erick di sini belum kenal Mark. Ia hanya tahu jika Andin memiliki kekasih bernama Mark, tapi belum pernah bertemu secara langsung. Alyn langs

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD