How Must I Face You?

1995 Words

Alyn dan Mark berjalan cepat menuju ruang IGD setelah mereka mendapatkan informasi dari Erick. Rasa khawatir dan juga panik sama sekali tidak bisa mereka berdua sembunyikan. "Mark, itu Erick!" Andin menunjuk ke arah Erick. "Ayo kita ke sana!" Ajaknya. "Ya... ayo..." Mark mengikuti langkah Andin. "Erick, kenapa Alyn bisa sampai begitu?" ucap Andin membuka pembicaraan ketika melihat Erick tertunduk duduk di depan ruang IGD. " …" tidak ada respon sama sekali dari Erick karena ia sedang memikirkan Alyn. "Hei Erick! Kau ini kenapa sih?" Andin meninggikan suaranya. "Ah?" Erick menoleh ke arah Andin. Ada yang tidak beres, pikir Andin. "Kau kenapa?" Ia menurunkan volume suaranya. Seharusnya dirinya tidak perlu meninggalkan suara mengingat dirinya paham bagaimana perasaan Erick terhadap adi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD