Fuh, akhirnya aku kembali juga ke rumah ini, batin Kitty saat mobil mulai memasuki gerbang. Setelah seminggu ia tidak melihat tempat penuh kemewahan itu, kini ia akan tinggal di sana lagi. Ada rasa sesak tetapi ada juga rasa rindu yang menggebu. Bercampur aduk di dalam hati Kitty. “Tuan, bagaimana kalau nona Stella tidak menyukai kehadiran saya?” Pertanyaan pertama setelah kebisuan mereka sepanjang perjalanan akhirnya meluncur begitu saja dari bibir Kitty. “Kamu tidak perlu memikirkannya. Itu menjadi urusanku,” ucap pria itu seraya memutar kemudi, mobil mulai memasuki garasi. “Ah, ya. Tolong tuan Leon rahasiakan pada tuan tentang identitas saya,” ucap Kitty. “Tentu saja aku akan merahasiakannya dari tuan. Memangnya aku gila? Bisa-bisa dia ketakutan jika tuan mengetahui kenyataannya. H

