BAB 186

1034 Words

Kediaman Athura di malam hari sebelum pesta pernikahan. Seorang gadis duduk bersimpuh di lantai, memohon kepada sang ayah dengan kepala yang terus tertunduk. Bulir bening terus-menerus membasahi wajah cantik gadis itu. Bahkan sesekali jatuh menetes membasahi lantai kayu di rumah itu. “Dia mohon, Ayahanda. Lepaskan Dia dari jerat pernikahan dengan putra mahkota ini,” ucap Alodia memohon kepada sang ayah untuk ke sekian kalinya. “Nak, apa Kamu sadar dengan apa yang Kamu katakan? Pernikahan tinggal esok hari, bagaimana bisa ayah membatalkan pernikahan kalian?” tanya Athura. Wajah pria itu tampak kusut, memikirkan kemauan putrinya yang ia rasa sangat tidak masuk akal. “Dia mohon Ayahanda. Dia tidak mau menikah dengan putra mahkota.” Alodia terus memohon. Gadis itu belum mau menyerah, sebel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD