Boni dan Leon telah berpakaian rapi. Keduanya kelihatan tampan dan keren dengan setelan jas yang melekat di tubuh kekar mereka berdua. Kedua pria itu berdiri di dekat mobil, menanti sang tuan keluar dari rumah utama. Hingga cukup lama mereka menunggu, akhirnya tuan mereka datang juga. Pria itu datang dengan wajah garangnya, tak sedikit pun tersenyum. Mengingatkan Boni dan Leon pada kemarahan pria itu semalam. Leon dengan sigap membuka pintu mobil untuk tuannya, sementara Boni membungkukkan tubuh menunggu sampai Raja benar-benar masuk ke dalam mobil. Boni dan Leon akan menaiki mobil lain, mengingat suasana hati Raja yang sangat buruk. Mereka ingin memberi waktu dan ruang bagi Raja untuk memaafkan mereka berdua. Namun, Baru saja Leon hendak menutup pintu mobil, pria itu mengangkat tangann

