BAB 157

1424 Words

Suara cicitan burung dari pepohonan.di dekat rumah terdengar begitu nyaring, membuat pria itu tersadar dari lelapnya. Ia mulai membuka mata dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan. Di saat itu, Raja baru ingat jika ia tidak tidur di kamarnya. Ya, semalam gadis itu kembali memaksa Raja untuk tidur di kamar yang sama, membuat pria itu tidak berkutik dan akhirnya hanya bisa menuruti keinginan wanita itu. Perlahan, Raja menarik tangannya yang tertindih oleh kepala Stella. Rasanya sedikit kebas dan pegal. Bagaimana tidak, semalaman penuh kepala gadis itu bersandar di sana. Raja lantas memijit kecil lengan sebelah kirinya. Berharap rasa tidak nyaman itu akan segera menghilang. Raja ingat, ia harus pergi bekerja. Masih ada beberapa rapat penting hari ini. Tentu saja, Raja tidak bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD