BAB 159

1553 Words

Ia berjalan menyusuri koridor kantor dengan begitu bangga. Karena sebentar lagi ia akan menjadi nyonya William. Bukan hanya di rumah Raja, Stella yakin sebentar lagi ia juga akan memiliki kehormatan di perusahaan tersebut. Diam-diam, wanita itu tersenyum sendiri membayangkan betapa sempurna hidupnya nanti. Dilimpahi dengan harta yang melimpah juga dengan kehormatan. Wanita itu memencet tombol lift lalu masuk ke dalamnya. Setelah menekan angka tujuh, pintu lift pun tertutup. Wanita itu berdiri dengan tangan terlipat, menunggu alat itu membawanya ke lantai yang ia inginkan. Stella masih ingat betul, di mana letak ruangan Raja. Ia merasa beruntung karena pernah melamar kerja di tempat itu. Yaitu, hari di mana ia membawa Kitty kembali pada Raja, hari itu juga ia mulai mengenal pria itu. "Sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD