Chapter 5 : Beginning!

508 Words
Alesha dengan terpaksa dan berat hati menyetujui kontrak yang tertulis. Karena bila tidak , ia tidak akan mampu masuk kedalam kehidupan Fredick dan menghancurkannya. Yang bersangkutan dibawah : Pihak pertama : Fredick Alevreis Reagan Pihak kedua : Alesha Ivory Keithara Apabila pihak kedua tidak memenuhi syarat dan ketentuan pihak pertama maka pihak kedua akan dikenakan penalty dan harus menerima segala sanksi yang diberikan oleh pihak pertama tanpa penolakan. Syarat dari pihak pertama: 1. Pihak kedua dilarang mencari tahu lebih tentang kehidupan pribadi dan masa lalu pihak pertama. 2. Pihak kedua dilarang memiliki kekasih lain selain pihak pertama.  3. Pihak kedua tidak memiliki hak apapun atas keputusan yang diambil pihak pertama. 4. Pihak kedua dilarang menyebar luaskan hubungannya dengan pihak pertama. 5. Pihak kedua harus menuruti dan menerima segala permintaan pihak pertama. 6. Pihak kedua tidak diperkenan menolak apapun yang ditawarkan oleh pihak pertama. Sebagai gantinya, pihak pertama memfasilitasi pihak kedua dengan sepuluh persen dari keseluruhan asset pribadi yang dimiliki dan diberikan black card oleh pihak pertama.  Segalanya yang terjadi diluar dari kontrak tertulis ini merupakan permasalahan pribadi dan harus diselesaikan secara pribadi . Kedua belah pihak tidak diperkenan membawa permasalahan pribadi ke lajur hukum. Diajukan oleh, Pihak pertama,          Fredick Alveris Reagan Disetujui oleh, Pihak kedua          Alesha Ivory Keithara. Setelah menandatangani kontrak itu secara resmi, ia akhirnya resmi menjadi seseorang untuk Fredick. Ia resmi untuk masuk kedalam kehidupan pria itu dan menghancurkannya. Permainannya baru dimulai, dan akan menjadi perjalanan yang sangat panjang untuk ditempuh. Tanpa keraguan, dan masih didepan saksi setelah menandatangani kontrak, Alesha langsung melompat dan memeluk Fredick. Fredick tersenyum melihat senyuman yang terukir di wajah Alesha. Ini masih awal, Fredick belum menyadari apapun atau marabahaya akan terjadi. Pelan" mungkin semuanya akan mulai terpecahkan . Namun, itu tentu butuh waktu yang mungkin cukup lama. *** Malam ini, Fredick mengundang Alesha untuk dinner bersama sebagai awal dari kontrak mereka. Alesha tentu sangat bahagia karena ini adalah awal dari seluruh pembalasan dendamnya. Ia tidak peduli lagi dengan yang akan terjadi selanjutnya . Karena dia sudah memulai, maka jika harus mati dia sudah siap. Alesha berdandan simpel dan polos. Dia sendiri tidak tahu kenapa mau melakukannya. Ia juga memakai jas dengan lengan panjang berwarna coklat. Rambut Alesha bahkan tidak ditata. Ia membiarkan rambut lurusnya itu seperti itu saja.          Alesha menyemprotkan perfumenya yang memiliki keharuman yang elegan namun manis membuat orang yang disekitarnya merasa bahagia. Alesha seperti memikat jutaan pasang mata untuk melihatnya. Karena dengan kepolosannya hari ini, dia terlihat sangat menawan. Seusai berdandan, Alesha memutuskan untuk langsung bergegas menuju restaurant yang sudah Fredick pilih. Sebelum pergi, ia tidak lupa mengabari Karetha bahwa hari ini dia tidak akan pergi ke tempat biasa untuk melakukan hal yang biasa mereka lakukan karena Fredick mengajaknya dinner. Karetha hanya menjawab ya dan kemudian mematikan telepon. Alesha mulai mencari taxi, ia berjalan, walaupun bajunya amat tertutup, ia amat memikat. Ia terus melambaikan tangan dan akhirnya sebuah taxi berhenti. Supir taxi itu bertanya tujuan Alesha dan tersenyum tipis. Supir taxi mempersilahkan Alesha untuk masuk dan mereka melaju cepat. Cepat tapi kehilangan arah, Alesha diculik. Kemanakah Alesha akan dibawa?
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD