35. Cinta Dalam Huru Hara.

1871 Words

Sepeninggal Haryo, Siska membuka matanya perlahan dan memandang Marwa yang masih duduk di sisi ranjang. "Wa," gumamnya pelan, "kamu sudah cerita soal foto-foto itu pada Haryo?" Marwa menggeleng pelan. "Belum," jawabnya. "Tadinya aku mau cerita, tapi belum sempat ngomong, sudah keburu ditelepon disuruh ke sini." Siska mengangguk lemah. "Ya sudah. Nanti saat dia menjemputmu, perlihatkan saja foto-foto itu. Siapa tahu ia mengenalnya." Marwa mengangguk pelan. "Iya. Rencananya besok aku juga akan membawa foto-foto ini ke Tante Hilda dan Bu Ros. Siapa tahu mereka mengenal si Na yang ini," lanjut Marwa lagi. "Setuju. Siapa tahu mereka tahu sesuatu. Aduh!" Siska meringis. Dahinya yang terluka berdenyut nyeri. Marwa segera menghampiri. "Kepalamu sakit, ya, Sis? Aku panggil suster, ya?" seru Ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD