“Sebelum ini aku selalu mengiyakan keputusanmu… Keputusanmu untuk tidak menerima siapapun menjadi istri keduamu, tapi kali ini aku harus bertindak,” tegas Saras. “Apa maksudmu Saras?” Leon mengeringitkan keningnya. “Kamu harus menerima Leticia menjadi istri keduamu, kalau tidak aku akan segera menceraikan kamu,” pinta Saras. Leon sangat kaget mendengar kata-kata Saras ini. “Apa maksudmu? Mengapa kamu ingin bercerai?” “Hal ini seharusnya aku lakukan sejak lama. Lihat aku, Leon, lihat aku… Aku tidak berguna lagi menjadi istrimu… Aku sudah lumpuh dan ada Leticia yang mencintaimu dengan sungguh, dia bahkan rela hampir mengorbankan nyawanya untuk istrimu jadi kamu harus menerima dia menjadi istri keduamu,” Saras membujuk Leon dengan pelukan hangatnya. Leon masih menggeleng-gelengkan kepal

