Bab 44. Eksekusi Selena

1461 Words

"Pa. Pa, bangun, Pa. Papa." Sanders menggoyang tubuh Sang mertua yang saat ini tergeletak di samping kolam renang. Pria itu tidak tahu apakah karena perbuatannya Henry akan tewas. Namun, ia mencoba mengecek pernapasan pria itu. Untungnya, Henry masih bernapas. Walaupun kepalanya berdarah dan lengannya mungkin patah. "Sial! Rahman, Rahman. Cepat bantu aku!" Sanders berteriak memanggil security yang berjaga di rumahnya. Pria tambun itu akhirnya berlari menuju ke kolam renang ketika mendengar sang Tuan berteriak. Rahman tak banyak bertanya, pria itu segera menuruti perintah Sanders untuk mengangkat tubuh Henry ke dalam mobilnya. Setelah selesai, Sanders meminta pria itu untuk membuka gerbang. Sanders lantas melajukan kendaraannya menuju klinik terdekat untuk menyelamatkan sang mertua. Ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD