Noah mengepalkan tangannya saat melihat kobaran api masih menggerogoti pesawat miliknya. Dadanya menahan gemuruh dan rasa amarah. "Tuan, gudang senjata kita di bobol" lapor Haiden tiba-tiba. Dia baru saja mendapat pesan tentang hal tersebut. Noah langsung menatap Haiden dan Haiden mengangguk sebagai tanda bahwa apa yang di ucapkannya bukan sebuah kebohongan. "s**t! Bajing*n!" Geram Noah. Seseorang datang menghampiri Noah dan Haiden, lalu mendunduk sebentar sebagai salam "Tuan, kami sudah melihat cctv, pesawat-pesawat ini sengaja di bakar, ada beberapa orang yang tertangkap kamera menyelinap masuk. Saat ini, kami masih sedang mengidentifikasi orang-orang itu" jelasnya. "Segera selesaikan!" Tegas Noah. Orang tersebut mengangguk, lalu pamit pergi. "Tambah pengamanan, hubungi perusah

