18. Perasaan

1836 Words

"Sakit Noah! Pelan-pelan!" "Sudah aku ajak kerumah sakit, tapi kau menolak, aku sudah melakukan dengan cukup pelan Cait" ucap Noah sambil terus mengobati tangan Caitlin yang lecet karena bergesekan dengan aspal. Caitlin berdecak "ini bukan luka parah Noah, tidak perlu ke rumah sakit atau memanggil dokter, Noah- pelan-pelan!" Teriak Caitlin. "Aku sudah pelan-pelan Cait" "Lebih pelan lagi!" Noah mengembuskan napas, lalu kembali mengobati luka Caitlin, dengan lebih pelan, sesuai keinginan tuan putri. "Sudah" ucap Noah "Sudah?" Caitlin memastikan. "Iya, sudah selesai. Jangan terkena air, atau dia akan perih" Caitlin berdecak "siapa juga yang akan menyiramnya dengan air" Noah menggelengkan kepalanya, lalu menyuruh pelayan untuk merapihkan kotak obat. "Tuan, kami berhasil menangkap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD