dua puluh satu

1183 Words

Aldara mengetuk keningnya melihat soal yang ada di bukunya.Semalam ia lupa jika ada PR yang harus di kumpulkan pagi ini.Di saat orang lain santai,dia harus berpacu dengan waktu,ia harus bisa menyelesaikan PR-nya sebelum guru datang. Karena terburu-buru dan panik,otaknya tidak bekerja dengan sempurna.Ia melirik ke arah bangku Aldo, laki-laki itu belum datang juga,padahal niatnya ingin mencontek sedikit PR milik laki-laki itu. Ketika sedang berusaha keras berpikir tiba-tiba sebatang cokelat diletakan seseorang diatas bukunya, bersamaan dengan itu Aldo duduk di kursinya.Ia menoleh dan mengerjap beberapa kali pada laki-laki itu, kesambet setan apa Aldo tiba-tiba memberinya sebatang cokelat? Memang si selama berteman dengan Aldo dia beberapa kali memberinya makanan ringan yang selalu laki-lak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD