Di rumah pak Bambang, pak Bambang merasa sedih bukan kepalang. Setiap kali ia melihat Fauzan ia selalu teringat Kenanga. Ini sudah hari ketiga, bukan karena pak Bambang tidak ingin menjemput Kenanga ke tempat Bram tapi saat ini rumah Bram juga diskotik nya berada dalam pengawasan ketat. Banyak anak buah di pasang disana terlebih lagi menurut kabar yang di dengar malam ini adalah malam perhelatan antara Bram dengan Kenanga di panggung. Kenanga akan kembali menari seperti biasa. Ia bisa saja nekat datang tapi bagaimana dengan keselamatan Kenanga? Bagaimana dengan keselamatan dirinya sendiri, bagaimana dengan keselamatan Fauzan. Banyak hal yang harus ia pertimbangkan sebelum melangkah. Sementara ini ia sedang berada dalam persiapan matang bersama beberapa anak buahnya. Untuk merencanakan

