Bab 15. Melamar Nada

1061 Words

Nada membuka pintu apartemen, karena ada yang mengetuknya. Begitu dibuka, ia terhenyak melihat Ardian berdiri tegap di depannya. Dengan refleks Nada melebarkan kedua mata dan wajahnya memerah seketika karena malu. Begitu melihat Ardian, ia langsung teringat kejadian saat mereka berdua berciuman di dalam lift. "Ka ... kamu?! Kenapa kamu tiba-tiba ke sini?!" "Minggir! Aku ingin bertemu Mama dan Papamu!" Ardian lalu segera masuk saja tanpa meminta ijin pada Nada. Membuat Nada terhenyak dan terlalu telat untuk menghalangi Ardian masuk. Begitu Ardian masuk, ia melihat ayah dan ibu Nada sedang duduk di sofa sambil melihat televisi. Ayah dan ibu Nada pun terkejut melihat Ardian memasuki apartemen Nada. "Malam, Om, Tante," sapa Ardian sembari menundukkan kepala sopan. Ayah dan ibu Nada y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD