-21-

448 Words

Aku sedang mengerjakan tugas sekolah, ketika terdengar suara ketukan di pintu kamar. "Dek," panggil Ibu dari luar kamar. "Iya, Bu?" Aku meletakkan pensil mekanik lalu berdiri dari meja belajar untuk membuka pintu. "Ada Syuja." Aku terdiam. Sebelumnya aku sudah menduga bahwa kemungkinan dia akan datang ke rumah malam ini. Tadi sore, saat aku menunggu di halte bus, aku melihat Syuja keluar dari warung. Dia melihat ke arah gerbang sekolah, lalu beralih ke arah halte bus. Pandangan kami bertemu, tapi kemudian aku membuang muka, pura-pura tak melihatnya. Dia seperti akan menghampiriku, untungnya bus yang aku tunggu sudah datang, jadi aku mengajak Farah untuk segera naik sebelum dia menyadari keberadaan Syuja. Dan aku melihat bagaimana Syuja berdiri menatap kepergianku. "Dek?" panggil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD