"MASIH kuat bersandiwara?" tanya Warner sambil menyesap kopi panas yang baru ia ambil dari atas meja. Ini sudah masuk hari keenam Ed bersandiwara. Ini juga hari pertama ia berani keluar kamar. Luka lebam di punggungnya sudah sedikit membaik, mengingat Sofia terus memberikan salep dan juga memberinya obat pereda nyeri dengan iming-iming tidur dengan tepukan pelan di pantatnya. "Siapa yang sandiwara? Ini beneran sakit, Dad!" ketus Edbert kesal. Bagaimana tidak kesal? Hari ini, Sofia masuk menggantikan Warner dengan alasan Warner sakit dan butuh istirahat. "Sofia anak daddy. Daddy hari ini merasa pusing. Kamu bisa gantikan daddy hari ini? Biar Edbert, daddy yang merawat. Mommy kamu juga hari ini sekalian ke kantor untuk mengawasi beberapa produk fashion yang akan dia luncurkan tahun ini."

