Chapter 19

1127 Words

ED terlonjak dari atas kasur ketika sebuah mimpi buruk yang terasa nyata itu menampar kesadarannya. Ia langsung mendudukan tubuh, kemudian bersandar di kepala ranjang. Ed mendongakkan kepalanya menatap langit- langit kamar. Setelah itu, matanya menatap Sofia yang masih tertidur pulas menghadap ke arahnya. Shit! Mimpi sial apa itu tadi! Ed mengusap wajahnya kasar dan mengambil gelas yang berisi air minum di atas nakas, sampingnya. Hanya dalam beberapa tegukan saja, air di dalam gelas yang ia minum sudah tandas habis tak bersisa. Ia butuh mengumpulkan tenaga yang sedang terkuras habis. Ed memejamkan matanya. Sial! Bahkan, rasa bersalah ini sampai mempengaruhi alam mimpinya. Tubuhnya terasa benar-benar lelah saat ini. Seakan, mimpi buruk tadi menyerap semua energi yang ia punya. Suara pes

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD