Chapter 25

1018 Words

Sofia  mengoleskan Lipstik nude ke atas bibir tipisnya. Ia sedikit mengecapnya, untuk meratakan lipstik itu. Ed yang berada di kasur diam-diam menirukan gerakan bibir yang sedang dilakukan oleh Sofia. Entah sekurang kerjaan itu kah seorang Ed, sampai ia menirukan gerakan mengecap bibir Sofia saat ini. "Berhenti menirukan gerakan bibir ku Ed! Kau semakin terlihat jelek!" Ketus Sofia. Ingat, Sofia masih sebal, akan sandiwara yang dilakukan Ed kemarin malam. Membuatnya harus tertidur diatas sofa. Karena kasurnya di blokade oleh pria itu seorang. "Ck! Masih mending bibir ku, dari pada bibir Ducky. Bibirnya tidak bisa dicium. Bibir ku kan manis kalau dicium!" Celetuk Ed. Tugh! Sebuah botol plastik melayang tepat di kepala Ed yang sedang menopang kepalanya dengan satu tangan, menatapnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD