2024 : Part 27

1857 Words

"Makanya kirimin tukang pijit tiap minggu ke rumah. Ngurusin anak capeeek tauuk!" Hahahahaha. Itu Dina yang mengirim pesan suara. Bukan hanya untuk Adit sih, tapi juga ke yang lain juga. Hal yang membuat mereka ngakak di dalam grup itu. Yeah kerempongan para bapak berakhir ketika para istri tiba di rumah. Yang paling girang ya si bapak-bapak. Yang sedih justru anak-anaknya. Kenapa? Ya kan ibu-ibu biasanya lebih galak. Hahaha. Esok-esoknya ada yang harus sibuk bekerja lagi. Ada yang sibuk kuliah dan sekolah. Karena maaih belum libur. Baru libur di hari Jumatnya. Sherin yang menganggur tentu kebagian membantu para oma dan onty-onty-nya membuat kue. Dari satu rumah pindah ke rumah lainnya. Hahaha. Tapi ia senang dong. Kenapa? Wong bawa satu lembar merah dari setiap rumah. Ia hitung-hitung,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD