Revan, dan Asila tidak bisa berlama-lama di Banjarbaru, karena anak-anak mereka tidak bisa ditinggal lama. Di dalam pesawat menuju kembali ke Jakarta. Air mata Asila masih seringkali menetes di pipinya. Revan menggenggam jemari Asila. "Tidak disangka ya, Bang. Ternyata cinta Rara pada Razzi itu sungguhan, bahkan sangat dalam." Asila menghapus air mata di pipinya. Revan, dan Asila baru tahu, dari Asifa, kalau ternyata Rara, dan Razzi saling mencinta. Kecelakaan yang menimpa Rara, sudah membongkar kisah cinta mereka, dan berujung pada pembatalan pernikahan Razzi, dan Vanda yang sudah dipersiapkan atas keinginan Cantika (Baca Cinta di Antara Aku, Kau, dan Dia) "Iya, aku bahkan tidak pernah berpikir kalau Razzi juga ternyata mencintai Rara." "Hatiku belum lega, kalau Rara belum bangun, da

