"Cantika!" Soleh langsung membopong istrinya ke dalam kamar, Cantika dibaringkan di atas tempat tidur. Tari mencari minyak kayu putih di dalam laci meja rias. Raka duduk di tepi ranjang, Soleh berlutut di sisi ranjang. Tari menyerahkan minyak kayu putih ke tangan Soleh, Soleh meletakan bagian atas botol yang sudah ia buka tutupnya ke dekat hidung Cantika. "Cantika, bangun Sayang." Tari berbisik di telinga Cantika. Ia sudah naik ke atas ranjang, dan duduk di dekat kepala putrinya. Raka hanya diam, ia berdoa di dalam hati, agar cucunya kembali pulang. Dan meminta pada Yang Maha Kuasa, dimanapun Asma berada, agar selalu berada di dalam lindunganNya. Soleh, dan Tari berhasil menyadarkan Cantika dari pingsannya. "Bie.... " Soleh membantu istrinya bangun dari berbaring, lalu dipelukn

