PART. 94

1572 Words

Meski harus berlebaran di rumah sakit, tapi Raka dan Tari tidak merasa kesepian, selain keluarga mereka, banyak kenalan dari kedua keluarga yang datang berkunjung. Bahkan orang-orang di kampung Raka sampai menyewa angkot untuk ramai-ramai datang ke rumah sakit. Hanya untuk bersilaturahmi dengan Raka dan Tari. Tari jadi merasa semakin bersalah pada Raka. Orang kampung saja bisa begitu menghargai dan menghormati Raka, tapi ia sebagai istrinya justru sempat mengabaikan Raka. Salsa dan Surya semakin menyadari, kalau jodoh yang dipilihkan kakek Tari untuk Tari memanglah yang terbaik. "Kak Raka sudah seperti selebritis saja, fansnya banyak, untung cuma ibu-ibu dan nenek-nenek, coba kalau cewek-cewek kece, pasti ada yang nangis dipojokan sambil ngemil ujung bantal hihihi" goda Hafid. "Hiks...

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD