IKYWT - 24

1063 Words

"Kau pikir kau bisa lari?" "Aku tidak lari," gusarnya. Memandang mata tajamnya dan mendesah. "Lantai dansa itu berisik. Kairo susah diatur dan Tara tidak bisa pergi membiarkan pria itu sendiri. Lantas aku bisa apa?" Dia membuat pembelaan. Dan lagi-lagi pria itu tidak mau bicara. Selain hanya menggeram dan Latisha melihat d**a bidangnya naik turun. Ya Tuhan. "Jangan buat aku marah, Latisha." "Pardon?" Latisha meringis tak terima. "Aku datang ke bar, kau marah? Apa kau baru saja melihatku menari telanjang di depan para hidung belang itu? Apa sebutannya, pole hole? Atau apalah itu. Hah? Tidak, kan?" "Sudah kubilang kalau—," "Aku tidak minum alkohol. I swear," Latisha memberikan dua jarinya di depan wajah sang kekasih. "Aku tidak minum-minum. Segelas jus jeruk dan selesai. Aku tidak bil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD