Alana mengerutkan alis. Kenapa tiba-tiba? Latisha kembali terkekeh. Saat dia membawa Serafina ke depan Alana dan berekspresi gemas. "Aku benci saat dia memintaku membuang kucing ini demi kesehatanku." "Kau sakit?" Latisha terpaku sebentar. Menatap Alana yang balas mencengkram bahunya dan mendesah pelan. Menggeleng dengan senyum tipis, lalu membiarkan Serafina bermain di ruangan sepuasnya. "Tidak." "Ya Tuhan," Alana menghela napas lega. "Kau ini bicara apa? Siapa yang hamil?" "Tidak ada. Aku hanya sering membaca artikel yang berkata kalau berdekatan dengan kucing bahaya di saat aku mencintai Serafina sedalam ini," ujarnya dramatis dan Alana mendengus pelan. "Latisha." "Hm?" "Dia yang kau maksud ini siapa? Calvin?" Latisha menautkan alis. Membuang mukanya dan memilih untuk menekan

